LEBAK, Ungkap Publik – Sebuah video berdurasi 54 detik yang beredar di grup WhatsApp mengejutkan warga. Video tersebut menampilkan seorang anak perempuan di bawah umur berinisial Sa, siswi kelas 5 SDN 2 Citotok, Kecamatan Cibeber, yang mengaku menjadi korban kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Dalam video tersebut, terlihat korban menunjukkan bagian tubuhnya yang memar dan berdarah sambil menceritakan apa yang dialaminya.
“Inilah berdarah, berdarah banyak. Semuanya Pak,” ujar Sa dalam video itu sambil menunjuk bagian wajahnya yang terlihat luka.
Berdasarkan penelusuran, diketahui bahwa korban merupakan anak dari seorang Kepala Sekolah SMP 5 di wilayah Cikotok, sementara yang diduga sebagai pelaku adalah ibu tiri korban yang bekerja sebagai guru di SMKN 1 Cibeber.
Ayah Sebut Masalah Sudah Selesai
Saat dikonfirmasi Ungkappublik.id, ayah kandung korban, Adang, membenarkan bahwa Sa adalah anaknya. Namun, terkait dugaan kekerasan yang viral tersebut, ia mengaku permasalahan tersebut sudah selesai ditangani secara kekeluargaan.
“Masalahnya sudah selesai,” ujar Adang singkat tanpa menjelaskan lebih rinci bagaimana proses penyelesaiannya, Kamis (9/4/2026).
Polres Belum Terima Laporan Resmi
Di sisi lain, pihak kepolisian hingga saat ini mengaku belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut. Kapolsek Cibeber, Ipda Agus Suritno, memastikan bahwa belum ada pengaduan yang masuk ke kantor polisi.
“Sudah saya konfirmasi ke Pak Kanit Reskrim, tidak ada laporan ke Polsek,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kapan dan di mana persisnya kejadian tersebut terjadi. (Red)


Tinggalkan Balasan