LEBAK, Ungkap Publik – Jumat (19/12) – Polemik pembangunan kantor Desa Darmasari (Kec. Bayah) yang menggunakan semen CSR PT. Cemindo makin memanas. Berbagai detail proyek terasa menyembunyikan rahasia – mulai dari anggaran yang bertentangan hingga status material donasi.
ANGGARAN BERTENTANGAN: Rp186 Juta vs Rp266 Juta
Ketua TPK Wiely sebelumnya mengaku total anggaran Rp186 juta dari dana desa, tapi menyebut “ada tambahan dari perubahan” tanpa penjelasan. Namun, Ajang (Operator Siskeudes Kec. Bayah mengkonfirmasi pagu anggaran sudah termasuk pajak mencapai Rp266.289.000,- – selisih hampir Rp80 juta!
RUMOR SEMEN CSR DIJUAL, RAB TIDAK MENCANTUMKAN
Wiely juga membantah mark-up harga material dan mendorong pertanyaan ditujukan ke PLD/PDTI. Namun, muncul kabar semen CSR puluhan zak dijual, padahal RAB tidak mencantumkan material donasi itu.
KEPALA SEKSI EKBANGSOS ENGAN MENJAWAB
Saat ditanya item kegiatan yang dibiayai dana desa, Budiyati (Kasi Ekbangsos Kec. Bayah) terkesan enggan menjawab. “Maaf saya lagi acara keluarga, konfirmasi langsung ke desa ya,”ujarnya.
Ungkappublik.id akan terus melacak perkembangan kasus ini. Jangan lewatkan update terbaru di halaman resmi kami. (Red)

Tinggalkan Balasan