LEBAK, Ungkap Publik – Kabar heboh dua SD dan satu ponpes di Kabupaten Lebak tidak menerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sejak 8 Januari 2026 beredar luas. Lembaga yang disebutkan berada di Kecamatan Sajira: SDN 02 Ciuyah (359 siswa), SDN 02 Bungurmekar (242 siswa), dan Ponpes Alidrus (jumlah santri belum dikonfirmasi).
Informasi yang menyebar mengklaim kondisi ini disebabkan pengalihan dan pengiriman MBG terhenti, karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang memiliki Perjanjian Kerjasama (MoU) dengan sekolah diduga kolaps dan tidak beroperasi lagi.
Namun konfirmasi langsung membongkar fakta yang berbeda. Kepala Sekolah SDN 02 Bungurmekar, Hera, menepis tegas isu tersebut saat ditemui pada Selasa (27/01/2026).
“Alhamdulillah sampai hari ini, MBG lancar dan sudah diterima. Bisa dilihat langsung omprengnya (baki nasi, red),” tegasnya sambil menunjukkan wadah makanan yang disiapkan untuk siswa.

Sisi lain cerita muncul dari Kepala Sekolah SDN 02 Ciuyah, Siti Jamilah. Ia mengakui sekolahnya memang tidak menerima pasokan MBG sejak 8 Januari 2026 hingga kini, meskipun sudah memiliki MoU dengan SPPG.
Belakangan, kata Siti Jamilah, banyak pihak yang mengaku dari SPPG datang ke sekolah dan menawarkan pasokan MBG baru.
“Saya diminta nunggu pasokan MBG itu satu bulan lagi,” ucapnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola Ponpes Alidrus di Desa Pajagan. (Adi/Red)

Tinggalkan Balasan