LEBAK, Ungkap Publik – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/Ka. BKKBN), Wihaji, melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Rabu (30/4/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Safari Saba Budaya” untuk memantau pelaksanaan program nasional hingga ke pelosok desa.
Rombongan pertama kali tiba di Madrasah Tsanawiyah Nurul Ilmi, Desa Wantisari. Di lokasi ini, Wihaji menyerahkan bantuan langsung kepada 3 Keluarga Berisiko Stunting (KRS), berupa paket sembako, bantuan genting, serta bantuan bedah rumah.
Resmikan Pelayanan KB Serentak HUT IBI ke-75
Kegiatan berlanjut di Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS/SPPG). Di sini, Wihaji berdialog dengan petugas dan meninjau layanan kesehatan bagi lansia.
Menteri juga bersama Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pusat melakukan pemukulan gong sebagai tanda resmi dibukanya Pelayanan KB Serentak dalam rangka HUT IBI ke-75 secara nasional.
Dalam arahannya, Wihaji menekankan pentingnya kolaborasi dan penggunaan data akurat untuk menurunkan angka stunting. Ia meminta pemda memprioritaskan wilayah yang membutuhkan intervensi agar program berjalan tepat sasaran.
“Kita harus fokus pada pengawasan tumbuh kembang anak sejak dini, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil hingga pola makan anak. Tujuannya agar lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.
Silaturahmi ke Baduy Dalam
Menutup kunjungan, rombongan menempuh perjalanan hingga ke wilayah pedalaman. Mereka berjalan kaki menuju Kampung Cikeusik, Desa Kanekes, untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan tokoh adat masyarakat Baduy Dalam. (Red)


Tinggalkan Balasan