LEBAK, Ungkap Publik — Di ruang rapat Makodim 0603/Lebak, suasana terlihat serius namun penuh harapan. Jelang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, para pemimpin daerah dan jajaran TNI duduk bersama — menyamakan pandangan, menyusun langkah, memastikan setiap rencana menyentuh kebutuhan nyata warga di pelosok Kabupaten Lebak.
Rapat koordinasi teknis ini digelar secara daring bersama Staf Teritorial TNI AD, menjadi momen penting agar tidak ada hal yang terlewat. Hadir Kasrem 064/Maulana Yusuf, Kasiter Kasrem, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, serta kepala dinas terkait — PUPR, Bina Marga, dan perencanaan. Dari jajaran Kodim, dipimpin langsung Kasdim Mayor Arh Keli Heryanto, mewakili Dandim Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata.
“Ini bukan sekadar rapat persiapan. Ini momen menyatukan arah — memastikan setiap langkah terarah, terpadu, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mayor Keli Heryanto, Selasa (17/9/2026).
TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Lebih dari itu, ia adalah bukti bahwa TNI dan rakyat berjalan beriringan. Setiap jalan yang dikeraskan, setiap bangunan yang diperbaiki, setiap kegiatan yang dilaksanakan — semuanya lahir dari keinginan bersama untuk mengangkat kesejahteraan desa.
“Tujuannya satu: mempercepat pembangunan sekaligus mempererat ikatan batin antara TNI dan rakyat. Satu koordinasi, satu sinergi, satu tujuan — membangun desa, menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.
Keterlibatan pemerintah daerah menunjukkan bahwa pembangunan bukan tanggung jawab satu pihak saja. Tangan TNI yang terbiasa memegang senjata kini siap memegang cangkul, menyiram semen, dan bekerja berdampingan dengan warga.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang kokoh, TMMD ke-130 diharapkan tak hanya meninggalkan bangunan yang kokoh, melainkan juga meninggalkan semangat gotong royong yang terus tumbuh di hati masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan