PANDEGLANG, Ungkap Publik — Memasuki hari ketujuh, pencarian delapan orang — lima jurnalis dan tiga awak kapal — yang hilang kontak di Selat Sunda hingga kini masih nihil. Basarnas selaku koordinator memutuskan memperpanjang operasi selama tiga hari ke depan, berlangsung 15 hingga 17 September 2026.
Keputusan diambil dalam rapat evaluasi di Posko SAR Gabungan Carita, Senin (14/9), yang dihadiri Gubernur Banten Andra Soni serta Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.
“Hasil evaluasi menyeluruh, pencarian masih belum membuahkan hasil. Kami lanjutkan tiga hari lagi, dengan strategi yang lebih matang,” ujar Al Amrad.
Evaluasi mencakup wilayah yang sudah disisir, kondisi cuaca, data BMKG dan PVMBG, serta analisis arus laut. Kabut tebal beberapa hari terakhir sempat menghambat pemantauan dari udara, bahkan membatasi penerbangan helikopter.
Tim kini berani menjangkau lebih jauh: area diperluas hingga masuk Samudera Hindia, bahkan sampai perairan wilayah Bengkulu. Penyisiran juga mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau hingga radius tiga kilometer, mengikuti arah pergerakan arus laut yang diduga membawa arus ke arah selatan.
Dengan waktu tambahan ini, seluruh unsur SAR kembali disiapkan untuk menyisir wilayah‑wilayah baru yang dinilai berpotensi. Harapan tetap terjaga, meski tantangan alam tak pernah berhenti.(Red)

Tinggalkan Balasan