LEBAK, Ungkap Publik – Dugaan hilangnya besi sisa bongkaran jalan beton ruas Rangkasbitung – Leuwidamar, tepatnya di titik Rancalutung – Cimarga, menjadi sorotan. Terkait hal itu, Diding selaku pelaksana proyek bongkaran jalan beton menduga barang tersebut diambil oleh pemulung barang rongsokan.

“Kemungkinan dikumpulkan pemulung. Kalau pun ada yang memberi ke operator, mungkin hanya sekadar untuk uang rokok saja. Saya setuju hal ini disorot, supaya kejadian yang lebih besar tidak sampai terjadi,” ujar Diding saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (17/5).

Sementara itu, Dede, salah satu pekerja di lokasi proyek, mengaku tidak mengetahui sama sekali soal dugaan hilang atau dijualnya besi bekas bongkaran tersebut. Ia mengklaim hanya berperan sebagai tenaga kerja biasa.

“Saya cuma penggelar beton. Pelaksana proyek itu Roby, Diding, dan Ginting. Soal barang-barang bekas itu saya tidak tahu apa-apa. Saya cuma kuli, bukan pelaksana,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas PUPR Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, Feri selaku pengawas teknis proyek tersebut meminta awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak pelaksana.

“Saya hanya pengawas teknis dari dinas. Silakan tanya langsung ke pelaksana,” ucap Feri. (Red)