LEBAK, Ungkap Publik — Menjalin kedekatan yang lebih erat dan kehadiran yang nyata di tengah masyarakat, anggota Polsek Maja yang bertugas piket melaksanakan ibadah Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al‑Falah, Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini menjadi awal rutin gerakan “Sholat Subuh Keliling” yang akan terus dilakukan ke berbagai masjid dan mushola di seluruh wilayah kecamatan.

Kapolsek Maja, AKP Malik Abraham, menyampaikan arahan sekaligus maksud kegiatan ini, yang merupakan bagian dari komitmen kepemimpinan Kapolres Lebak AKBP Arninsi, agar kehadiran Polri terasa dekat dan dirasakan manfaatnya oleh setiap warga.

“Mulai hari ini, seluruh personel yang sedang bertugas piket akan melaksanakan sholat berjamaah bukan hanya di lingkungan kantor, melainkan bergilir ke masjid atau mushola yang ada di sekitar wilayah Kecamatan Maja,” ujar Kapolsek Malik.

Bagi Polsek Maja, momen ibadah bersama bukan sekadar kewajiban menjalankan ajaran agama, melainkan jembatan silaturahmi yang paling efektif. Di saat yang sama, anggota dapat bertemu langsung dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga dari berbagai kalangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin semakin dekat dengan masyarakat. Segala informasi, pesan keamanan, maupun himbauan yang kami sampaikan dapat diterima, dipahami, dan tersampaikan dengan cepat dan tepat. Sebaliknya, kami juga ingin lebih mudah mendengar apa yang menjadi harapan, saran, maupun hal‑hal yang perlu kami perhatikan dari warga,” jelasnya.

Gerakan ini akan berjalan berkelanjutan. Setiap hari, tim piket akan berpindah ke titik masjid atau mushola yang berbeda, menjangkau hingga ke pelosok desa dan lingkungan yang jauh dari pusat kecamatan.

“Kami upayakan agar sholat subuh berjamaah ini terus berjalan secara berkeliling. Tujuannya sederhana: agar anggota kami lebih mengenal warga, dan warga pun semakin mengenal serta merasa dekat dengan kepolisian. Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah wujud pengabdian dan pelayanan yang tulus,” tutup Kapolsek Malik.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dibangun dengan pengawasan, melainkan dimulai dari kedekatan hati, persaudaraan, dan kebersamaan dalam beribadah. (Adi/Red)