LEBAK, Ungkap Publik — Ruang kerja Bawaslu Kabupaten Lebak terasa hangat pada Rabu siang, 14 Oktober 2026. Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lebak hadir untuk menjalin komunikasi yang lebih erat dengan lembaga pengawas pemilu di daerah ini — sebuah langkah awal yang penting dalam menyambut pesta demokrasi tahun 2029 mendatang.
Bukan sekadar pertemuan biasa, audiensi ini adalah bukti bahwa pengawasan pemilu bukan tugas satu pihak saja. Ketua PD IWO Kabupaten Lebak, Lukmanul Hakim, yang hadir bersama jajaran pengurus menyampaikan bahwa media online memikul tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi yang jujur dan menenangkan masyarakat.
“Media memiliki tanggung jawab moral untuk menangkal penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan pernyataan provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Melalui audiensi ini, kami berharap sinergi antara IWO dan Bawaslu Lebak dapat semakin solid dalam mengawal pengawasan pemilu,” ujar Lukmanul dengan tegas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak, Dedi Hidayat, pun menyambut hangat kehadiran rekan-rekan wartawan. Baginya, peran pers adalah pilar yang tak terpisahkan dari keberhasilan pengawasan pemilu.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu. Peran media sangat kami butuhkan untuk membantu sosialisasi pengawasan serta menjadi jembatan informasi yang tepercaya bagi publik,” tutur Dedi Hidayat.
Pertemuan yang berjalan penuh keakraban ini menutup kesepakatan: IWO Lebak dan Bawaslu akan berjalan berdampingan — berkomunikasi secara intensif, bersinergi dalam sosialisasi, dan bersama-sama menjaga agar Pemilu 2029 berjalan jujur, adil, dan damai. (Red)

Tinggalkan Balasan