LEBAK, Ungkap Publik — Apin, seorang petani di Desa Citorek Barat, kini menyaksikan rumah kayunya perlahan berubah. Dinding yang mulai lapuk dan atap yang sudah tak lagi rapi, kini diperbaiki oleh tangan-tangan yang datang bukan untuk menagih, melainkan membantu.
Melalui program TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, rumah Apin menjadi salah satu dari lima unit Rumah Tidak Layak Huni yang direnovasi satgas gabungan. Anggota Kodim, Polres Lebak, Lanal Banten, hingga Yonif TP 840/GS bekerja berdampingan — bukan sekadar mengerjakan bangunan, tetapi menumbuhkan kebersamaan.
“Pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat membantu proses renovasi berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD,” ujar Kapten Sandi, Dan Ssk TMMD Kodim 0603/Lebak, Rabu (15/10/2026).
Bagi Apin dan warga lainnya, rumah adalah tempat beristirahat setelah seharian di ladang. Babinsa Citorek Barat, Sertu Riyanto, memahami hal ini. “Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar. Saat petani pulang, ia butuh tempat yang aman dan nyaman,” ucapnya.
Lebih dari sekadar menambal dinding dan memperbaiki atap, TMMD ke-130 hadir sebagai pengingat: pembangunan bukan hanya jalan dan jembatan, tetapi juga rumah warga yang membutuhkan perhatian. Di Citorek Barat, gotong royong masih hidup — di teras rumah Apin, dan di hati warga yang merasa tak dilupakan.(Red)

Tinggalkan Balasan