PANDEGLANG, Ungkap Publik – Seorang warga Kampung Ciwangun, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang bernama Holik, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri. Peristiwa memilukan ini diduga berawal dari persoalan pribadi yang sudah berlangsung cukup lama.

Informasi yang dihimpun Ungkappublik.id, konflik antara korban dan pelaku diketahui sudah terjadi sejak lama. Bahkan, korban dikabarkan sempat menghindari terduga pelaku guna mencegah keributan. Namun, saat korban kembali ke kediamannya, keberadaannya diketahui oleh pihak yang berkonflik, yang kemudian mendatangi rumah korban. Pertemuan itu pun berujung perkelahian hebat.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian bahu kanan, punggung, dan jari telunjuk, serta luka memar di wajah. Korban diduga mengalami pendarahan hebat dan sempat dilarikan warga ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolsek Cibaliung, AKP Asep Jamal, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, penanganan kasus kini sudah diambil alih oleh Satreskrim Polres Pandeglang, sehingga dirinya belum mengetahui rinci motif maupun kronologi lengkap.

“Kronologis detail saya kurang mengetahui, karena kasusnya sudah ditangani Satreskrim Polres. Kami hanya melakukan pengecekan TKP, evakuasi korban, dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan otopsi,” ujar AKP Asep saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/5).

Dijelaskannya, terduga pelaku diketahui bertetangga dengan korban. Jasad korban pun telah dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang untuk proses otopsi guna keperluan penyelidikan.

“Pelaku warga setempat, bertetangga dengan korban. Penyebab pasti belum saya ketahui karena sudah di tingkat Polres. Korban sudah di RSUD Berkah untuk autopsi,” tambahnya.

Semula disebutkan pelaku berusaha melarikan diri setelah melakukan perbuatannya, namun tidak berlangsung lama dan akhirnya berhasil diamankan. Kabar terbaru, Kasatreskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf, membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pembacokan tersebut.

Meski begitu, Alfian belum bersedia membeberkan identitas ketiga orang yang diamankan itu dengan alasan masih dalam tahap pendalaman kasus.

“Saat ini masih pendalaman. Sementara yang sudah diamankan tiga orang. Besok kami sampaikan nama-namanya,” ujar Alfian singkat melalui pesan WhatsApp.

Saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti guna mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik kasus yang menewaskan Holik tersebut. (Red)