LEBAK, Ungkap Publik – Sebuah rekaman video beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat WhatsApp pada Jumat (22/5/2026). Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang pria yang diduga warga Desa Sangiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, menyampaikan informasi yang mengundang kekhawatiran.

“Coba dilihat nih, sekarang kita didatangi anggota Mata Elang. Berani-beraninya masuk ke daerah Malingping, bawa senpi segala,” ujar suara pria dalam rekaman video yang tersebar tersebut.

Terpisah, Babinsa Koramil Malingping, Peltu Iskandar, membenarkan peristiwa kedatangan lima orang pria asing yang diduga berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang ke desanya sekitar pukul 14.00 WIB. Awalnya, ia tidak mengetahui identitas maupun afiliasi kelompok tersebut, namun belakangan diketahui mereka berasal dari kelompok Ambon.

“Awalnya saya tidak tahu kalau mereka itu dari Mata Elang,” ungkap Peltu Iskandar saat dikonfirmasi awak media.

Ia menceritakan, suasana sempat memanas ketika rombongan tersebut berpapasan dengan sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan dan pemuda setempat. Ketegangan tersebut berakhir dengan kelima orang itu memilih kabur meninggalkan lokasi.

Dugaan membawa senjata tajam maupun senjata api muncul lantaran ada gerak-gerik mencurigakan dari salah satu anggota rombongan saat terjadi perselisihan.

“Mereka berlima, kejadiannya jam dua siang. Setelah ribut dengan ormas dan pemuda, mereka langsung kabur. Diduga membawa senpi atau sajam, karena pas ketegangan tadi salah satu dari mereka pegang pinggang seolah mau mengeluarkan senjata,” jelasnya.

Merespons insiden ini, Kapolsek Malingping Polres Lebak, AKP Dadan Jumhana, menyatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kedatangan kelompok yang diduga anggota Mata Elang tersebut, termasuk dugaan membawa senjata api ilegal.

“Kami sedang selidiki kasus ini. Saya belum memantau secara rinci jumlah orangnya, anggota Koramil yang tahu persis kejadian di lokasi. Nanti kami telusuri lebih lanjut,” ujar AKP Dadan.(Red)