LEBAK, Ungkap Publik – Tujuan kedatangan lima orang diduga Mata Elang ke Malingping kemarin akhirnya terungkap. Menggunakan mobil Innova, mereka ternyata hendak menarik kendaraan milik warga yang sedang bertamu di Kampung Sangiang, Desa Sangiang.
Kelompok yang diduga dari leasing itu mengaku sudah berkoordinasi, namun ketegangan meletus saat mereka beradu mulut dengan Babinsa. Suasana makin panas saat ormas KKPMP tiba dan mempertanyakan izin masuk ke wilayah tersebut.
Ketua KKPMP, Andres, menegaskan aturan penarikan kendaraan harus sesuai hukum fidusia. Kericuhan tak terelakkan saat ia meminta kunci kendaraan dikembalikan. Salah satu rombongan sempat bergerak seolah hendak mengeluarkan senjata api.
“Saya minta perhatian Babinsa di samping saya, tapi ia diam saja dan tak menghiraukan,” ujar Andres.
Puncaknya, rombongan itu justru saling menyalahkan. “Maafkan kami, bapak ini tak komitmen. Katanya sudah koordinasi sama ormas dan Karang Taruna, aman katanya,” ucap salah satu dari mereka.
Akhirnya, kendaraan diamankan ormas dan dikembalikan ke pemilik, sementara kelompok itu membubarkan diri. (Red)


Tinggalkan Balasan