TANGERANG, Ungkap Publik — Kepulan asap hitam membumbung tinggi ke angkasa di kawasan Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa sore, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 16.34 WIB. Gudang milik PT Indonesia Polyurethane Industri yang menyimpan bahan paralon dilalap si jago merah, menciptakan pemandangan yang mencekam bagi warga sekitar.
Kobaran api dengan cepat melahap bangunan gudang tersebut. Panggilan darurat segera masuk ke kantor BPBD Kabupaten Tangerang. Tak berlama-lama, puluhan petugas dengan belasan unit kendaraan pemadam dikerahkan dari berbagai penjuru untuk memadamkan laju api yang terus membesar.
Berbagai satuan turun ke lokasi: dua unit dari Mako, masing-masing satu unit dari Legok, Kelapa Dua, BSD, Sumarecon, Paramount, dan PT. Serim. Dukungan juga datang dari Kabupaten Bogor dengan dua unit, tiga unit dari Batalion TP, serta masing-masing satu unit dari Pos Tigaraksa dan Pos Damkar Pasar Kemis. Total kekuatan dikerahkan untuk menyelamatkan aset dan mencegah api merambat ke bangunan sekitar.
Namun, medan tak sepenuhnya bersahabat. Petugas menghadapi dua kendala berat: sumber air yang berjarak cukup jauh dan akses jalan yang padat kendaraan. Kondisi ini tentu memperlambat proses penjinakan si jago merah yang terus berkobar.
“Pemadaman api terkendala sumber air jauh dan jalur jalan macet. Situasi terakhir masih dalam penanganan,” ungkap perwakilan BPBD Kabupaten Tangerang saat dihubungi di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, api belum sepenuhnya padam dan petugas masih berjuang di lapangan. Total kerugian yang dialami pihak perusahaan belum dapat dipastikan dan masih dalam proses perhitungan. Semoga tidak ada korban jiwa. (Red)

Tinggalkan Balasan