LEBAK, Ungkap Publik — Di tengah hamparan alam yang masih terjaga di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, sebuah gerakan besar baru saja dimulai. Program Baduy Lestari, gerakan menanam 70.000 bibit tanaman, kini menyemarakkan upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di tanah Lebak.

Minggu (25/10/2026), Kapolres Lebak AKBP Arninsi, hadir langsung di lokasi, berdampingan dengan warga dan pemangku adat. Kehadirannya bukan sekadar menyaksikan, melainkan bagian dari tekad bersama: bahwa menjaga alam adalah urusan semua pihak.

“Menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan Baduy Lestari ini, kita berharap semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan ikut berperan aktif dalam menjaga alam agar tetap hijau dan lestari,” ujar AKBP Arninsi di sela kegiatan.

Lebih dari sekadar menanam, pesan yang disampaikan adalah tentang keberlanjutan. Bibit yang tertanam harus dirawat, dijaga, dan dibiarkan tumbuh. Karena penghijauan bukan sekadar angka yang tercapai, melainkan warisan yang akan dinikmati generasi mendatang.

Program ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat berjalan selaras. Alam Suku Baduy yang senantiasa dijaga ketertibannya kini makin diperkuat dengan ribuan tanaman baru yang akan tumbuh subur di sana.

“Kami Polres Lebak menegaskan komitmennya untuk terus mendukung gerakan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

70.000 bibit yang tertanam hari ini adalah harapan. Semoga setiap pohon yang tumbuh menjadi saksi bahwa alam dan manusia dapat hidup berdampingan, saling menjaga, dan saling melindungi. (Red)