LEBAK, Ungkap Publik – Kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum berinisial DN terhadap Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Tajul Arifin, masih berlanjut. Setelah pesan berisi ancaman beredar, DN kembali mengirim pesan yang menyebut telah berkoordinasi dengan pihak pusat, bahkan sempat memperlihatkan identitas pegawai korps berlogo timbangan.

“Sudah koordinasi sama pusat, kalo bisa minta jawaban dulu. Nubagus uninga teu Ka Jaro ieu Saha,” tulis DN dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada Tajul Arifin, Selasa (19/5/2026).

Menanggapi hal itu, Tajul Arifin mengaku sudah berupaya mengajak DN bertemu langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman. Namun, ajakan tersebut ditolak dan DN justru terus mengirimkan pesan-pesan yang dinilainya mengintimidasi.

“Saya sudah berusaha berkomunikasi baik dan minta bertemu langsung agar jelas, tidak hanya lewat telepon atau pesan. Tapi mereka tidak pernah mau, malah terus mengirim pesan ke saya,” ungkap Tajul Arifin.

Hingga berita ini dimuat, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna mendapatkan keterangan penyeimbang informasi.(Red)